0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pedagang Pasar Klewer kembali Ditarik Retribusi

Dok. Timlo.net/Heru Murdhani
Pasar Klewer sisi timur (Dok. Timlo.net/Heru Murdhani)

Solo — Setelah sempat terhenti akibat kebakaran pada akhir 2014 silam, pedagang Pasar Klewer akan kembali dikenakan retribusi. Namun, Pemerintah Kota Solo baru akan memberlakukan penarikan retribusi terhadap pedagang di sisi timur Pasar Klewer saja.

“Sisi timur sudah bisa beroperasi mulai Januari lalu, maka akan kita tarik retribusi mulai bulan Februari sampai sekarang,” kata Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo, Subagyo, Selasa (1/9).

Subagyo menuturkan, selama ini penarikan retribusi dihentikan untuk memuluhkan kondisi ekonomi para pedagang. Namun setelah jangka waktu dirasa cukup, pihaknya merasa perlu untuk memberlakukan penarikan retribusi kembali. Retribusi yang diberlakukan adalah retribusi bulanan, dimana setiap pedagang wajib membayar antara Rp 53.000 sampai Rp 72.000 per bulan menyesuaikan ukuran kios.

“Semula pedagang mengira kalau retribusi akan dibebaskan hingga pembangunan pasar barat selesai, tetapi setelah kami sosialisasi pedagang akhirnya bisa mengerti. Karena penarikan retribusi ini sudah diatur dalam sejumlah peraturan daerah (Perda). Seperti Perda Nomor 11/2009 dan Perda 1/2010,” katanya.

Sementara Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK), Kusbani, membenarkan keterangan tersebut. Dia mengatakan ada 546 pedagang yang akan terkena retribusi bulanan.

“Retribusinya memang diberlakukan, tapi bisa dicicil sesuai kemampuan pedagang, dan juga ada keringanan sebesar 30 persen,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge