0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Boyolali

APK Liar Marak, Surat Panwaslu Tak Digubris

Spanduk dan baliho liar paslon masih marak dipasang di beberapa titik di Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Alat peraga kampanye (APK) liar masih marak di wilayah Boyolali. APK liar tersebut dipasang di luar kewenangan KPUD. Sementara surat Panwaslu kepada tim pemenangan pasangan calon (Paslon) dan stakeholder sejauh ini tidak digubris.

“Kita sudah kirimkan surat ke tim dan stakeholder tapi tidak digubris, kesanya malah saling menunggu,” kata Ketua Panwaslu Boyolali, Narko Nugroho, Senin (31/8).

Selain itu, Narko mengungkapkan, tidak kunjung adanya tindakan, dikarenakan Satpol PP tidak memiliki anggaran. Untuk itu, pihaknya akan ikut membantu. Ditargetkan Jumat nanti, seluruh APK liar sudah dibersihkan. Ditegaskan, untuk Pilkada tahun ini, seluruh pengadaan APK, seperti baliho dan poster, dibawah kewenangan KPUD.

“APK di luar KPUD akan kita bersihkan,” tandasnya.

Senada, Komisioner KPUD Boyolali Divisi Hukum, Kampanye, dan Pengawasan, Ali Fachrudin,  meminta supaya masing-masing Paslon mematuhi aturan perundangan, termasuk terkait APK. Ditegaskanya, sesuai dengan PKPU 7/2015, pengadaan APK difasilitasi oleh KPU dan Paslon dilarang membuat APK.

“APK yang bukan buatan KPU jelas dilarang, untuk penindakan ranahnya Panwaslu,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge