0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mabes Polri Turun Tangan Selidiki Kasus Polman

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Polisi masih menyelidiki kasus bentrokan antara TNI dan Polri di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat. Akibat bentrokan itu, seorang anggota TNI tewas.

“Hari ini tim dari Mabes Polri sudah di jalan menuju Kabupaten Polman,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Frans Barung Mangera, Senin, (31/8).

Penyelidikan akan dilakukan dengan pengawasan terbuka. Diundang juga POM TNI AD. Hasilnya nanti akan disampaikan secara bersama oleh Panglima dan Kapolda.

Dijelaskan juga, akibat bentrokan itu ada beberapa kendaraan dirusak seperti mobil boks milik Polres Polman, juga ada enam motor Dinas Polres Polman dan dua motor pribadi milik anggota polisi dibakar. Satu Pos Polisi juga dibakar yakni Pos Palippis di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Polman.

Sementara korban luka di pihak Kepolisian, ada dua anggota polisi luka di kepala dan wajahnya. Kini sudah dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar.

Sementara itu, Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar saat ini berada di aula Lappo Ase, Kantor Bulog di Makassar. Memberi pengarahan dalam rapat koordinasi optimalisasi penyerapan beras petani, dimana TNI ikut terlibat dalam kegiatan ini untuk menjaga ketahanan pangan.

Diketahui, bentrokan antar anggota TNI dan Polri di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat atau sekitar 250 Kilometer dari kota Makassar ini terjadi Minggu siang, (30/8) sejak pukul 14.00 WITA hingga ketegangan berlanjut malam hari.

Prada Yuliadi, anggota Yonif 721 Kompi Senapan B Makassar tewas karena luka tembak di perut.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge