0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PDAM Boyolali Lirik Waduk Cengklik dan Bade

timlo.net/nanin

PDAM Boyolali lirik Waduk Cengklik sebagai suplai air baku

Boyolali — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Boyolali, mulai melirik Waduk Cengklik, Ngemplak dan Waduk Bade, Klego, untuk dijadikan sumber air baku. Langkah ini dilakukan dalam mengatasi krisis air yang terjadi setiap tahun di musim kemarau.

“Persoalan air sudah bukan masalah nasional, tapi sudah international,” ujar PJ Direktur PDAM Boyolali, Cahyo Sumarso, Minggu ( 30/8).

Air di Waduk Cengklik dan Bade, nantinya bisa mensuplai untuk 60 ribu jiwa atau setara 15 ribu sambungan rumah. Hal ini sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional. Boyolali menargetkan 100 persen layanan air minum tahun 2019.

“Kita harus mencapai 200 ribu SR, sedangkan saat ini pelanggan kami baru 43 ribu SR,” tambahnya.

Namun untuk mengelola dua waduk tersebut, pihaknya masih menunggu pengerukan sendimentasi. Pasalnya, sendimentasi yang ada berakibat daya tampung waduk menjadi berkurang. Sehingga daya tampung perlu untuk dinormalisasikan. Selain itu, upaya revitalisasi membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga pengerukan sangat tergantung dari pemerintah pusat.

Sementara untuk mencukupi bahan baku air bersih, selain memanfaatkan embung dan sumur dalam, PDAM  juga sudah memanfaatkan air dari Waduk Kedung Ombo (WKO) di Kemusu. Ke depan, PDAM juga berencana membangun embung-embung di sejumlah wilayah, seperti di Desa Jelok, Kecamatan Cepogo.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge