0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Baru Dirakit, Lokomotif Nabrak Dinding

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Sebuah lokomotif menabrak dinding pembatas saat uji pengereman di kawasan bengkel kereta api Balai Yasa Yogyakarta, Sabtu (29/8). Lokomotif tersebut baru saja selesai dirakit.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Kejadiannya sekitar pukul 10.30 WIB. Lokomotif nomor CC 206 gagal saat uji rem, sehingga menabrak ‘badug’ atau dinding pengaman yang dibangun untuk menahan laju kereta,” kata Manager Corporate Communications PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta, Gatut Sutiyatmoko.

Saat ini, Balai Yasa Yogyakarta sedang merakit sebelas unit lokomotif baru, yang didatangkan dari perusahaan General Electric (GE). Setiap lokomotif sudah selesai dirakit langsung menjalani serangkaian pengujian sebelum dioperasikan, guna menjamin keamanan perjalanan kereta api.

Pengujian yang dilakukan antara lain adalah pengujian statis dan dinamis. Lokomotif baru itu lolos saat uji statis, tetapi gagal melakukan pengereman saat uji dinamis.

“Pengujian langsung dilakukan pihak GE. Lokomotif yang mengalami insiden langsung ditarik masuk ke Balai Yasa untuk diperbaiki,” ujar Gatut.

Lokomotif baru dinyatakan lolos pengujian akan langsung dikirim ke berbagai daerah, salah satunya Sumatera, guna mendukung operasional angkutan penumpang dan barang.

Selain lokomotif menabrak dinding pengaman, terjadi insiden lain di Balai Yasa Yogyakarta. Yaitu sebuah gerbong kereta sedang diperbaiki anjlok di dekat wesel rel sekitar pukul 14.00 WIB. Insiden kedua itu juga tidak menimbulkan korban jiwa.

Gerbong itu merupakan rangkaian gerbong dari Solo yang masuk ke Balai Yasa Yogyakarta guna menjalani bubut roda.

“Setelah dilakukan pengecekan, diketahui ada roda yang sudah tipis, sehingga harus diganti. Namun, saat langsir, justru anjlok,” tambah Gatut.

Evakuasi gerbong membutuhkan waktu lama, karena petugas harus mengangkat kereta, dan mengembalikannya ke rel.

“Secara umum tidak ada pengaruh terhadap perjalanan kereta api di Daop VI akibat dua insiden itu, karena keduanya terjadi di kawasan bengkel kereta api,” ucap Gatut.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge