0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tim Transisi Gelar Kompetisi, Persis Masih Wait and See

Persis saat berlaga di Piala Kemerdekaan di Stadion Manahan (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo —¬†Usai menggelar turnamen Piala Kemerdekaan, Tim Transisi Kemenpora langsung mewacanakan kompetisi. Ya, Tim Transisi akan melanjutkan eksistensi menggelar sebuah kompetisi kasta Divisi Utama yang berisikan tim peserta Piala Kemerdekaan.

Saat ini Piala Kemerdekaan sendiri tengah memasuki babak delapan besar. Sebelumnya, 24 klub bertarung di babak penyisihan yang terbagi menjadi empat grup. Tim Transisi mengagendakan kompetisi, lantaran merasa bertanggung jawab setelah Menpora Imam Nahrawi membekukan PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti.

“Kami akan menggelar kompetisi dan pesertanya dari klub yang ikut Piala Kemerdekaan. Klub yang akan menjadi peserta harus lolos dari verifikasi BOPI. Nantinya, kami akan memberi rekomendasi kepada BOPI untuk klub yang mengikuti kompetisi tersebut,” kata anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.

Sementara itu, salah satu tim peserta Piala Kemerdekaan, Persis Solo menanggapi wacana tersebut. Namun demikian, Persis Solo lebih memilih wait and see atau menunggu dan melihat kejelasan kompetisi yang paling dekat.

“Kami masih wait and see. Karena PSSI juga akan menggelar kompetisi. Persis kan secara resmi bagian dari federasi PSSI. Tapi kalau PSSI nggak bisa menggelar kompetisi, ya berarti Persis akan ikut kompetisi Tim Transisi,” ujar CEO Persis Solo, Paulus Haryoto, Sabtu (29/8).

Terpisah, Direktur Olahraga Persis, Totok Supriyanto mengatakan bahwa Tim Transisi sebagai operator sepak bola memang memiliki plus dan minus. Untuk itu pihaknya berharap Tim Transisi bisa mengevaluasi total pelaksanaan Piala Kemerdekaan apabila ingin menggelar sebuah kompetisi.

“Evaluasi dari pelaksanaan sepak bola oleh Tim Transisi adalah terutama soal perangkat pertandingan. Karena beberapa pertandingan justru dirusak wasit. Tapi ada segi positifnya soal kewajiban membayar match fee tidak berlama-lama,” kata Totok.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge