0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mayat Bayi Kembar Tersangkut Jaring Nelayan

merdeka.com

Ilustrasi Bayi Meninggal

Timlo.net — Sepasang orok atau bayi yang diduga kembar, ditemukan di dalam air terperangkap jaring pasangan di Kawasan eks Pelabuhan Buleleng, Bali Jumat (28/8) sekitar pukul 19.50 WITA. Informasi di lokasi tempat penemuan sepasang orok ini, dikatakan salah seorang warga hendak mengangkat jaring sekitar pukul 19.50 WITA.

Namun, saat belum semua terangkat jaring perangkap yang dipasangnya sudah terlihat seonggok orok. Melihat itu, nelayan ini langsung pergi dan mencari rekan-rekannya. Posisi ditemukannya persis berada di bawah tiang pancang ujung barat eks dermaga.

“Awalnya hanya satu yang dilihat, tetapi setelah menyelam baru ditemukan ada dua,” cerita Kadek Ateng salah seorang warga setempat di Singaraja, Buleleng, Bali, Jumat (28/8) malam.

Petugas Polsek Singaraja yang mendapat laporan dari warga langsung menuju TKP. Saat pengambilan orok, polisi sempat kesulitan memastikan kebenaran orok tersebut, antara orok manusia atau orok binatang. Sebab, saat ditemukan hari sudah gelap. Setelah dibawa ketempat yang terang dekat Konco, barulah ketahuan kalau dua orok tersebut manusia.

Sementara Kapolsek Kota Singaraja AKP I Nyoman Suarnata membenarkan adanya penemuan orok tersebut. Kapolsek yang baru menjabat beberapa hari ini mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas penemuan orok tersebut.

Kendati begitu, dirinya mengaku, belum memastikan terkait umur orok itu. Sebab, masih menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Medis RSUD Buleleng.

“Kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut atas temuan itu. Informasi awal memang simpang siur, tapi kami pastikan itu orok manusia, setelah diangkat oleh warga tadi. Kami juga belum mengetahui, apakah ini sengaja digugurkan, atau memang lahir normal, lalu sengaja dibuang, itu belum bisa kami pastikan. Kami tunggu dari tim medis dulu untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar AKP Suarnata.

Hingga saat ini, sepasang orok tersebut masih ditangani oleh Tim Medis RSUD Buleleng. Namun, pihak RSUD belum berani memastikan orok tersebut, memang lahir normal apa sengaja digugurkan, karena masih menunggu hasil pemeriksaan.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge