0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Server Rusak, Ribuan E-KTP Warga Solo Belum Tercetak

KTP Elektronik atau e-KTP (dok.timlo.net/redaksi)

Solo — Perekaman e-KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) tidak bisa dilakukan sejak Senin (24/8). Pasalnya, server perekaman e-KTP di pusat mengalami kerusakan sejak Senin.

“Server e-KTP ini berada di pusat. Selama pusat belum bisa diperbaiki ya pelayanan terganggu,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Solo, Suwarta kepada Timlo.net, Jumat (28/8).

Rusaknya server e-KTP menambah jumlah warga pemohon e-KTP yang tidak bisa dilayani. Pasalnya, sebelum server rusak, ribuan warga juga tidak bisa dicetak e-KTP-nya lantaran blangko e-KTP kiriman dari pusat juga habis.

“Sekarang blangkonya sudah ada, dapat kiriman dari pusat 5.000. Namun, sekarang malah servernya yang rusak,” ungkap Suwarta.

Hingga kini, sambung Suwarta, jumlah warga dalam daftar tunggu yang e-KTP-nya belum dicetak sebanyak 27 ribu. Jumlah itu merupakan akumulasi sejak program e-KTP digulirkan pertama kali.

“Dulu kan pencetakan e-KTP di pusat. Kita hanya merekam data. Mulai awal 2015, perekaman dan pencetakan dilimpahkan ke daerah,” jelasnya.

Untuk sementara, Dispendukcapil memberikan surat keterangan penduduk. Surat itu sebagai pengganti sementara e-KTP. Dispendukcapil mengklaim surat keterangan itu bisa dipakai untuk keperluan administrasi layaknya e-KTP.

Ketua Komisi I DPRD Solo, Budi Prasetyo meminta Dispendukcapil segera mengkomunikasikan matinya server e-KTP ke pemerintah pusat.

“Kami minta Dispendukcapil komunikasi ke pusat. Meski ini terjadi secara nasional, tidak hanya di Solo,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge