0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seorang Kapolsek Diduga Peras WN Australia

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Diduga terlibat kasus pemerasan terhadap WN Australia, Kapolsek Kuta, Kompol Ida Bagus Deddy Januartha diperiksa Prompam Polda Bali.

Laporan ke Polda Bali tersebut bukan dari korban, melainkan dari ramainya pemberitaan di media Australia. Media Australia mendesak pihak Propam memanggil perwira asal Karangasem, Bali itu.

Dalam pemberitaan tersebut tertulis seorang warga asal Australia yang sedang berlibur di Bali pada Februari lalu telah tertangkap melakukan pelanggaran. Namun saat digiring di Polsek Kuta, turis tersebut mengaku diperas dengan diminta uang tebusan Rp 25 ribu dolar jika ingin langsung bebas.

Sebenarnya pria bule itu sudah mengadukan apa yang dialaminya kepada Konsulat Jendral Australia di Renon Denpasar. Bahkan laporan tersebut sudah diteruskan ke Polda Bali untuk segera ditindaklanjuti.

Namun hingga pertengahan bulan ini tidak ada tindakan dari Polda. Korban akhirnya curhat di sejumlah media di negeri Kanguru tersebut. Adanya pemberitaan itulah yang membuat pihak Propam Polda Bali bergegas memanggil Kapolsek Kuta untuk diperiksa.

“Siapapun anggota yang melanggar kode etik tentu akan diperiksa oleh Propam,” ungkap Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hery Wiyanto, Jumat (28/8).

Dia juga menambahkan, pemeriksaan tersebut bukan berarti menunjukkan bahwa Kompol IB Deddy Januartha langsung ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, semua penetapan memiliki proses.

“Bukan berarti setelah diperiksa Propam, pihak terperiksa langsung berstatus tersangka. Ada proses untuk menetapkan itu,” pungkasnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge