0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2 Nama Disebut bakal Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Presiden Jokowi lantik pejabat di Istana Negara (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, tak ingin mencampuri pengganti Luhut Binsar Panjaitan sebagai kepala staf kepresidenan. Menurut Hasto, penunjukan Kepala Staf Kepresidenan merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

“Kita tunggu presiden saja, tunjuk menunjuk urusan pemerintah, kami bukan soal orang perorangnya, jadi kita tunggu pak presiden,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (27/8).

Kendati demikian, dia pun mengaku tak mengusulkan beberapa nama kepada Presiden Jokowi untuk menjabat Kepala Staf Kepresidenan. “Kita serahkan kepada presiden sepenuhnya, yang penting sekarang sudah ada perubahan setelah kita lihat kerjasama pak Pramono dengan Pratikno, sehingga efektifitas rapat kabinet juga terlihat,” imbuh dia.

Menurutnya, lebih baik dipercayakan terlebih dahulu kepada institusi-institusi yang ada, seperti Sekneg dan Seskab agar dapat berjalan dengan secara optimal. Saat ini, PDI Perjuangan dalam memomentun melakukan konsolidasi pemerintahan.

“Yang penting kan fungsinya. Pak Luhut sendiri kan mengatakan yang namanya kantor staf kepresidenan dibangun dengan sistem, sehingga sistem tetap bekerja, itu memberikan sebuah informasi data-data untuk mengambil kebijakan strategis,” ungkapnya.

Untuk diketahui, informasi yang beredar terhadap dua calon yang akan menduduki jabatan KSP yakni Anggota Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih dan Mantan Komisaris Utama Telkom dan Garuda Indonesia, Jusman Syafii sebagai pengganti Luhut yang saat ini menjabat Menko Polhukam. [did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge