0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terbelit Hutang, Tipu Calon Bintara Polisi

merdeka.com

Janda tipu calon bintara polisi

Timlo.net — Berdalih terbelit hutang ratusan juta, Kusuma (28), warga Surabaya, Jawa Timur, nekat bekerja sama dengan rekannya SM (DPO) menipu calon bintara polisi. Tak urung, janda satu anak inipun terpaksa harus berurusan dengan Satreskrim Polrestabes Surabaya karena perbuatannya dan terancam Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Manang Subekti mengatakan, modus penipuan yang dilakukan tersangka, menjanjikan korban bisa diterima masuk sebagai bintara polisi. Untuk meyakinkan korbannya, tersangka mengaku punya saudara berpangkat jenderal di Mabes Polri.

“Tersangka ini menjanjikan korban bisa memasukkan korban sebagai bintara polisi. Dia juga mengaku punya saudara polisi berpangkat jenderal di Mabes Polri. Dan saudaranya yang berpangkat jenderal inilah nanti yang akan menolong korban,” terang Manan didampingi Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, Kamis (27/8).

Untuk bisa masuk sebagai anggota polisi dengan mudah, lanjut Menang, tersangka meminta uang Rp 360 juta rupiah, yang dibayar bertahap.

“Tapi setelah kita telusuri, ternyata tersangka ini tidak memiliki saudara berpangkat jenderal di Mabes Polri,” katanya.

Pengungkapan kasus ini sendiri, kata Manang, bermula dari laporan seorang korban asal Bojonegoro. Korban, sempat mendaftar sebagai anggota polisi, tapi gagal saat tes kesehatan.

Kemudian, oleh tersangka bersama rekannya SM, yang saat ini ditetapkan sebagai DPO alias buron, korban diyakinkan bisa mengikuti tes masuk polisi kembali dan dipastikan bisa langsung diterima sebagai bintara polisi.

Karena tergiur dengan janji tersangka, yang mengaku punya saudara jenderal, korban pun bersedia membayar uang jaminan Rp 350 juta, yang dibayar bertahap. Tapi, ketika uang angsuran sudah dibayar hingga Rp 250 juta, kedua tersangka menghindar.

“Karena curiga, korbanpun melaporkannya ke polisi, yang kemudian dilakukan tindak lanjut hingga penangkapan. Hasilnya satu tersangka berhasil kita amankan, dan satunya lagi masih DPO. Untuk tersangka Kusuma ini, kita pastikan tidak punya saudara jenderal di Jakarta, dia hanya orang biasa,” ucap Manang.

Di hadapan polisi, tersangka mengaku terpaksa melakukan penipuan ini bersama SM, karena terbelit hutang ratusan juta rupiah.

“Saya kelilit hutang. Jadi terpaksa melakukannya. Saya baru sekali ini melakukannya,” dalih tersangka.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge