0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Temuan Obat Tradisional dan Kosmetik Ilegal Masih Tinggi

timlo.net/setyo puji s

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang, Agus Prabowo

Solo — Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang, masih banyak menemukan pelanggaran yang dilakukan para produsen obat tradisional dan kosmetik di Jawa Tengah. Namun demikian temuan tersebut relatif turun jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dari Januari-Agustus sedikitnya kita sudah berhasil menyita produk obat tradisional dan kosmetik senilai Rp 1 Milyar. Dari sekian banyak produk yang disita tersebut, ada sekitar 22 kasus yang sudah dilanjutkan ke ranah hukum,” ujar Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang, Agus Prabowo kepada wartawan, Rabu (26/8).

Dirinya mengatakan, temuan tersebut relatif lebih menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai angka diatas Rp 5 Milyar. Tingginya temuan tersebut dipengaruhi permintaan pasar yang cukup tinggi.

“Faktornya karena pangsa pasar untuk obat tersebut memang masih tinggi. Sehingga upaya yang kita lakukan selain penindakan kepada para produsennya juga melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bagi para produsen obat dan kosmetik yang melanggar bakal terancam UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Sanksinya adalah kurungan penjara 15 tahun dan denda Rp 1,5 Miliar.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge