0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Calon Tunggal Pilkada, Megawati Usulkan Bumbung Kosong

dok.merdeka.com

Megawati Soekarnoputri

Timlo.net – Aturan mengenai calon tunggal di Pilkada serentak masih menjadi polemik. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengusulkan ‘bumbung kosong’ bagi daerah yang hanya punya satu calon kepala daerah.

“Contoh calon tunggal buat saja seperti pemilihan desa dengan bumbung kosong. Gampang saja ini sebuah pelaksanaan tapi wujud utamanya tetap di ranah demokrasi, yang paling penting rakyat bisa memilih pemimpinnya,” kata Megawati, Kamis (27/8).

“Kalau bumbung kosong lebih banyak berarti orang itu (calon) kalah. Kalau banyak yang milih orang itu berarti rakyat memilihnya dan dipercaya. Kadang saya prihatin melihat negeri ini yang mestinya gampang malah dibikin rumit,” sambung dia.

Calon tunggal yang menunggu tahun berikutnya pasti merasa dirugikan. Dia pun mempertanyakan jika tahun berikutnya tetap tidak ada lawannya dan masih calon tunggal.

“Bu Risma tuh bolak-balik telepon saya, bagaimana nih bu enggak ada calonnya. Saya bilang ya begitulah mbak aturannya jalani saja dan taati. Aturan ada dua, aturan baik dan aturan dibuat-buat. Kalau tahun 2017 masih ada tidak ada lawannya, masak harus nunggu tahun depan lagi,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya menaati aturan dan undang-undang yang berlaku dalam pilkada serentak. PDIP tidak pernah menolak aturan yang dibuat oleh pemerintah.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge