0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Megaproyek Pembangkit Listrik 35.000 MW Dievaluasi

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Menteri ESDM Sudirman Said mengevaluasi rencana pembangunan megaproyek pembangkit listrik 35.000 MW. Hasil evaluasi tersebut ia laporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Kamis (27/8).

“Saya juga menyampaikan rencana menata ulang RUPTL (rencana Umum Pengembangan Tenaga Listrik). Itu dokumen yang diterbitkan Kementerian ESDM setiap tahun, itu sedang direvisi supaya makin terjadi sinkronisasi antara kebutuhan listrik di daerah dengan proses pengembangan pembangunan,” papar Menteri Sudirman Said di Istana Negara.

Diakuinya, revisi RUPTL erat kaitannya dengan evaluasi. Namun dia buru-buru menampik bahwa evaluasi ini dikaitkan dengan kritik yang dilontarkan Menko Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli soal evaluasi target 35.000 MW.

“Iya, perlu evaluasi, tapi tidak ada urusan evaluasi target. Target tetap (35.000 MW),” tegasnya.

Dia menjelaskan, yang dievaluasi adalah pengelolaan yang harus diperkuat, RUPTL yang direvisi, perbaikan project manajemen. Mantan Dirut PT Pindad ini menegaskan, revisi RUPTL arahannya fokus ke daerah yang membutuhkan dan mempertimbangkan kemampuan dari developer.

“Beliau menekankan pembangunan listrik di daerah. Jadi tadi dilaporkan 50 titik terluar Indonesia 43 diantaranya sudah dialiri listrik dan siap diresmikan, sedang dicari waktunya untuk meresmikan,” ucapnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge