0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pakar: Kalau Krisis Ekonomi, Kita Baru Teringat UKM

Lukman Hakim PhD, pakar ekonomi UNS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Pakar ekonomi UNS Lukman Hakim mengungkapkan, kalau sedang krisis ekonomi seperti sekarang ini, kita baru teringat Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Padahal ketika duitnya banyak kemarin, UKM tidak terurus.

“Sektor UKM mengalami desinsentif yang luar biasa,” ujar Lukman Hakim kepada Timlo.net, di Kampus UNS, Solo, Rabu (26/8).

Tempo dulu, kata Lukman, sektor UKM memang bisa menyelamatkan perekonomian nasional. Tetapi ketika perekonomian membaik, UKM ditinggalkan. Bahkan UKM mulai dikejar-kejar pajak sehingga tidak sedikit yang mati. “Kalaupun ada yang masih bertahan, umumnya cenderung kembang kempis. Sebagai motor penggerak ekonomi sudah tidak bisa,” ujarnya.

Menurut Lukman, selama ini sektor UKM hanya sebagai katup pengaman, dan dibutuhkan waktu krisis. Pandangan atau cara berpikir itu harus diubah. Justru UKM itu didesain harus ada. Sebab sebelum usaha besar harus melewati UKM terlebih dahulu.

UKM harus dibuat by desain, dimana untuk menampung tenaga kerja, terutama lulusan SMK agar segera berwirausaha. Cara membinanya bisa dari berbagai jalur. Misalnya melalui incubator bisnis, teknopark dan sebagainya, dengan didesain menjadi pengusaha besar, dan tidak menjadi katup pengaman ekonomi saja.

“Kalau tidak dicetak by desain, maka ke depan untuk mencetak pengusaha besar sulit,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge