0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gagal Panen, Petani akan Dapat Ganti Benih Padi‬

dok.timlo.net/nanang rahadian
(Ilustrasi) panen raya padi (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Pemerintah Kabupaten Karanganyar berencana mengganti benih padi para petani yang saat ini gagal panen. Hal itu dilakukan agar kerugian para petani tidak terlalu banyak.‬

‪”Mayoritas petani masih menanam padi, padahal seharusnya para petani menanam palawija dan tanaman selain padi,” kata Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Kabupaten Karanganyar, Supram Naryo, Kamis (27/8).

‪Supram Naryo menambahkan, hal itu dilakukan karena saat musim tanam ketiga seperti ini, suplai air untuk lahan pertanian sangat terbatas. Beberapa waduk dan saluran irigasi yang biasanya diandalkan para petani sudah mengering dan tidak bisa diandalkan lagi.‬

‪”Sesuai dengan arahan kan para petani tidak boleh menanam padi karena tidak adanya air untuk menyirami padi mereka,” jelas Supram.‬

Dijelaskan, para petani yang tetap menanam padi harus mengupayakan air sendiri. Bisa melalui air sumur bor yang diupayakan mandiri di areal persawahan masing-masing. Jika tidak bisa memenuhi hal itu maka kemungkinan besar gagal panen tidak terelakkan lagi.‬

‪”Kita upayakan mengganti bibit padi yang siap ditanam kepada petani yang gagal panen,” jelasnya.

‪Dengan penggantian bibit padi itu, para petani tidak terlalu kesusahan saat gagal panen terjadi. Selain itu bibit padi itu bisa digunakan oleh para petani pada musim tanam selanjutnya.‬

‪”Kita sudah mengalokasikan dana untuk para petani yang gagal panen, nanti bantuannya akan kami salurkan,” imbuhnya.‬

‪Selain memberikan benih padi, beberapa saat lalu pihaknya juga telah menyalurkan 29 traktor dan 13 pompa air untuk para petani. Harapannya dengan seperti itu jumlah panen padi di Karanganyar bakal meningkat.‬

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge