0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ssttt! Inilah Saiton yang Jadi Wakil Kepala SMK

Saiton ()

Timlo.net — Selain menjadi guru komputer, Saiton (39) juga dipercaya menjabat sebagai wakil kepala salah satu SMK di Palembang. Meski namanya berkonotasi negatif dan tak lazim di masyarakat umum, Saiton mengaku tidak minder.

Kepada wartawan, Saiton menuturkan perjalanan hidup termasuk menempuh pendidikan hingga mengantongi ijazah magister. Saiton termasuk orang yang sejak kecil sudah terbiasa merantau.

Setelah taman SD di desanya di Desa Paldas, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Saiton melanjutkan sekolah di SMP Betung yang tak jauh dari kampungnya.

Begitu lulus, lagi-lagi menempuh pendidikan yang lebih jauh, yakni di SMA Pangkalan Balai, Banyuasin. Keinginannya untuk menjadi pengajar akhirnya membuat Saiton nekat merantau ke Palembang seorang diri untuk menimbah ilmu.

Di kota itu, Saiton seakan tak puas dengan ilmu yang didapatkan. Sebab, dia pernah menjadi mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi. Dimulai dari diploma satu (D1) di lembaga pelatihan Ristek, D3 sains dan teknologi, serta S1 di kampus Setya Negara.

Selang lima tahun lulus S1, Saiton kembali melanjutkan pendidikan S2 jurusan Administrasi Publik di Universitas Chandradimuka Palembang. Gelar magister dia dapatkan selama dua tahun masa pendidikan.

“Kalau sekolah itu saya ngebet sekali, alhamdulillah sekarang sudah dapat gelar S2,” ungkap Saiton saat dijumpai di kediamannya di Perumahan Taman Mekar Sari, Kelurahan Talang Jambi, Kecamatan Sukarami, Palembang, Rabu (26/8) malam.

Saiton mengungkapkan, dirinya sudah bergelut menjadi pengajar sejak lulus D1. Karena berprestasi dan keahliannya dinilai cukup, dia dipekerjakan oleh almamaternya itu untuk menjadi pengajar dalam waktu beberapa tahun.

Karena sudah mengantongi ijazah sarjana, Saiton melamar menjadi guru honorer di SMK Bistek Palembang. Di sana dia menjadi guru mata pelajaran teknik komputer. Tak lama kemudian, Saiton diangkat sebagai wakil kepala sekolah bidang kurikulum hingga sekarang.

“Alhamdulillah, jadi wakil kepala sekolah di SMK Bistek. Saya juga masih ngajar di SMK lain dengan pelajaran komputer,” ujarnya.

“Tidak minder kok. Ya memang, orang tahunya syaitan itu sukanya mengganggu. Tapi saya sukanya belajar dan jadi pengajar,” tutupnya tertawa. [cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge