0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rupiah Masih Lesu, Masyarakat Tetap Diminta Tenang

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Pemerintah kembali meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak gegabah menghadapi kondisi perekonomian tanah air yang sedang lesu. Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengungkapkan, kondisi ini tidak hanya dirasakan Indonesia. Banyak negara di belahan dunia lain merasakan hal yang sama karena ini merupakan dinamika ekonomi global.

“Kami tidak terlalu khawatir. Saya nyaman. Saya ingin rakyat Indonesia tidak perlu sampai tidak tenang. Harus menghadapi situasi ini dengan waspada secara baik,” ungkap Agus, Rabu (26/8).

Dia mengklaim, kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih terbilang bagus. Sehingga diharapkan volatilitas Rupiah terhadap dolar Amerika (USD) tetap bergerak wajar dengan perhatian dari BI pada upaya menjaga kecukupan cadangan devisa.

Berdasarkan catatan BI, hingga akhir Juli 2015 cadangan devisa Indonesia masih USD 107,6 Miliar.

“Kita (Indonesia) dalam kondisi stabilitas yang baik. Shock di pasar modal, bukan hanya di Indonesia, tetapi dunia juga. Negara maju juga guncang. Untuk itu kami ada di pasar terus,” terangnya.

Agus menyakini, kondisi ini tidak akan bertahan lama, dan hanya bersifat sementara. Tetapi tetap Federal Reverse AS yang menjadi pemegang kunci perubahan.

“Situasi akan berubah lagi. Amerika selalu mengatakan itu. Tetapi, kami tugas utamanya menjaga stabilitas di pasar uang,” tutupnya.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge