0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TNI Dukung Polisi Usut Kasus Dwelling Time

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – TNI mendukung Polri berantas mafia proses bongkar muat peti kemas (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo percaya Polri mampu bekerja profesional dalam kasus tersebut.

“Proses hukum bisa diatasi Polisi kenapa kita mesti ikut-ikutan polisi sudah profesional dan mereka 24 jam pasti siap ada apapun pasti siap,” kata Jenderal Gatot, Rabu (26/8).

Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso berjanji akan menyelidiki seluruh pelabuhan yang ada di Indonesia apakah ditemukan ada indikasi kasus serupa seperti di Tanjung Priok.

“Ada selidiki juga pelabuhan yang lain sedang kami kembangkan,” kata Budi Waseso.

Namun, pelabuhan mana yang akan diselidiki, Budi Waseso menjawab diplomatis. Pihaknya sedang menunggu perkembangan kasus dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Nanti sedang kami kembangkan. Sekarang lagi dijalankan proses pendalaman,” kata dia.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. Dari hasil penggeledahan, polisi menyita uang 42 ribu dolar AS dan uang 4 ribu dolar Singapura.

Sementara tiga tersangka tersebut yaitu, Kasubdit di Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan berinisial I, seorang pekerja yang mengurus perusahaan importir, berinisial N, dan seorang pekerja harian lepas (PHL) di Kementerian Perdagangan berinisial MU.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge