0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo, Tim AFi Minta APK-nya Tak Diturunkan

dok.timlo.net/ist
Dua pasangan calon siap mengikuti Pilkada Solo (dok.timlo.net/ist)

Solo — Tim Pemenangan Pasangan Anung Indro Susanto – M Fajri (AFi) meminta alat peraga kampanye (APK) yang sudah terpasang tidak dilepas sampai dengan adanya APK pengganti dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Permintaan itu disampaikan seiring pengadaan APK dari KPU yang baru tersedia dua pekan lagi atau sekitar 9 September.

“Kami minta KPU bijak karena pemasangan APK kan sah setelah ditetapkannya calon. Saya kira KPU dan Panwaslu bisa lebih bijak menyikapi adanya jeda 2 minggu pengadaan APK ini,” kata Sekretaris Tim Pemenangan AFi, Supriyanto kepada wartawan, Rabu (26/8).

Dengan adanya jeda dua pekan itu, Supriyanto meminta APK AFi yang terpasang tidak diturunkan. Kecuali jika APK itu berada di white area, Supriyanto mempersilahkan APK dilepas lantaran bertentangan dengan Peraturan Walikota (Perwali) No 2 Tahun 2009.

Penyediaan APK dari KPU yang baru tersedia dua pekan lagi dinilai Supriyanto sangat merugikan bagi pasangan nomor urut 1. Pasalnya, APK merupakan media pengenalan calon yang efektif. Lebih-lebih, AFi bisa dibilang calon baru sehingga butuh sosialisasi lebih.

“Jelas merugikan kami karena (pemasangan APK) itu bagian strategi mengenalkan AFi ke masyarakat.
Seharusnya kan bisa dilakukan administrasi pelelangannya dulu. Kan sudah ada indikasi lolos sebagai calon,” jelas dia.

Terpisah, Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa mengatakan tim pasangan FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo tidak mempersoalkan adanya jeda pemasangan APK yang baru bisa dilakukan dua pekan kemudian. Terkait pelepasan APK, PDIP juga menyerahkan kebijakan itu ke KPU dan Panwaslu.

“Kalau saya menyadari. Lelang kan baru bisa dilakukan setelah penetapan calon. Kalau soal penurunan APK ya itu tinggal kebijakan KPU dengan Panwaslu. Kalau konsisten turun ya harusnya turun. Tetapi kalau turunnya menunggu adanya pemasangan APK dari KPU ya itu tinggal kesepakatan saja KPU dengan Panwaslu,” bebernya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge