0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kebakaran Meluas, Jalur Pendakian ke Puncak Lawu Ditutup

dok.timlo.net/nanang rahadian
Gunung Lawu (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar – Meski kebakaran hutan belum mengarah ke jalur pendakian Cemorokandang dan Cemorosewu namun kedua jalur ke puncak Gunung Lawu itu kini juga ditutup. Sehingga seluruh aktivitas pendakian ke Lawu dari beberapa jalur pendakian otomatis dilarang.

“Kita tutup dulu jalur pendakiannya, meskipun belum ada indikasi mengarah ke kedua jalur tersebut,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daaerah (BPBD) Karanganyar Nugroho saat dihubungi wartawan, Rabu (26/8).

Nugroho mengatakan, dari pantauan terakhir, kebakaran hutan belum mengancam jalur pendakian Gunung Lawu melalui Cemoro Kandang (Karanganyar) maupun Cemoro Sewu (Magetan),  yang merupakan jalur pendakian utama menuju puncak gunung.Meski demikian, BPBD meminta agar jalur pendakian sementara ditutup. BPBD, lanjutnya, sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terkait kemungkinan menutup sementara jalur pendakian.

“Terkait penutupan  jalur pendakian, kami sudah koordinasikan dengan pihak-pihak terkait juga kami informasikan kepada masyarakat yang akan melakukan pendakian,” imbuhnya.

Nugroho menambahkan informasi terakhir yang dia terima kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu meluas. Awalnya, kebakaran terjadi di dua petak yakni 63 G di wilayah Ngargoyoso dan 63 F di wilayah Jenawi. Namun api kemudian merembet ke petak 63 H dan mengarah ke petak 63 U. Belum bisa diperkirakan, berapa luas hutan yang terbakar. Sejumlah relawan masih berupaya memadamkan api di lokasi peristiwa, agar kebakaran tidak meluas.

“Arah api ke utara, ke hutan di wilayah Jenawi,” katanya.

Untuk petak 63 U, lokasinya di balik tebing. Sehingga belum bisa diketahui, seberapa banyak titik api yang mengancam vegetasi di wilayah tersebut. Kegiatan pemadaman, menurutnya, terus dilakukan. Relawan dari berbagai elemen terjun ke lokasi, untuk memadamkan api dengan cara manual. Yakni menepuk-nepuk titik api dengan ranting pohon, serta berupaya melokalisir api dengan membuat parit.

“Relawan diberangkatkan lewat jalur utara, karena apinya mengarah ke wilayah Jenawi di sisi barat laut Gunung Lawu,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge