0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Sayuran Naik, Brokoli Capai Rp15.000

(dok.timlo.net/nanin)

Boyolali —  Harga sejumlah sayur mayur di Pasar Sayur Cepogo, Boyolali, mengalami kenaikan. Menyusul kelangkaan pasokan akibat musim kemarau. Kenaikan harga sayuran mencapai 25% hingga 50%. Kondisi ini membuat pedagang enggan kulakan dalam jumlah besar.

“Pasokan tidak ada, biaya produksi pertanian juga tinggi, akhirnya harga ikut-ikutan naik,” ujar Sulastri, pedagang sayur, Selasa (25/8).

Sulastri yang juga sebagai petani sayuran ini mengaku selama musim kemarau, biaya operasional sangat tinggi. Selain untuk membeli pupuk, juga harus membeli air untuk menyirami tanaman. Apalagi saat ini, diwilayahnya Selo, mengalami krisis air bersih.

“Mau tidak mau harga harus dinaikkan,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Widodo,pedagang sayuran, kenaikan harga sudah dirasakan sejak 2 – 3 hari ini. Tingginya harga membuat dirinya takut kulakan dalam jumlah besar. Pasalnya, bila sayuran tidak laku maka kerugian akan semakin besar.

“Menekan angka kerugian, kulakannya sedikit saja,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan, harga kubis yang sebelumnya Rp 1.500 – Rp 2.000 per kilogram, kini menjadi Rp 2.500-Rp 3.000, buncis dari Rp 6.000/Kg menjadi Rp 8.000/Kg, wortel dari Rp 2.000/Kg menjadi Rp 2.500/Kg, loncang dari Rp 4.000 menjadi Rp 5.000, kentang dari Rp 5.000 naik menjadi Rp 7.000 , sedangkan brokoli dari harga Rp 10.000/Kg naik menjadi Rp 15.000/Kg.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge