0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Klaten

Sri Hartini: Saya Siap Menang maupun Kalah

dok.timlo.net/aditya wijaya
Pasangan calon nomer urut tiga Pilkada Klaten, Sri Hartini dan Sri Mulyani (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten menetapkan pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati, Sri Hartini-Sri Mulyani, menduduki nomer urut tiga dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

“Terimakasih Partai Nasdem, PKS, Hanura, PPP, dan terakhir Gerindra, yang telah mendukung pencalonan kami berdua. Salam tiga jari,” pekik Sri Hartini dalam orasinya, Selasa (25/8).

Dari catatan Timlo.net, Paslon yang menyebut dirinya Srikandi Hati Mulya ini mendaftarkan diri ke KPU Klaten, Selasa (28/7) silam. Sri Hartini merupakan Wakil Bupati Klaten 2005-2010 yang juga merupakan istri dari almarhum Bupati Klaten periode 2000-2005, Haryanto.

Sedangkan Sri Mulyani adalah istri Bupati Klaten dua periode (2005-2015), Sunarna, sekaligus Ketua DPC PDIP Klaten. Sri Hartini mengikuti bursa penjaringan bakal calon, sementara Sri Mulyani direkomendasikan di luar penjaringan PDIP. Kini keduanya didukung empat partai (PKS, Hanura, PPP dan  Gerindra) yang sebelumnya mendukung bakal calon yang tidak memenuhi syarat perbaikan, Suhardjanto-Sunardi.

“Saya akan menaati aturan dari KPU dan saya siap menang maupun kalah. Merdeka. Saya mendapat nomer urut tiga, Srikandi Hati Mulya, Bismillah menang,” imbuh Sri Hartini.

Masih dalam orasi, Sri Mulyani menyebutkan falsafah Jawa dari secarik kertas putih yang digengamnya. “Srikandi garwane Arjuno maju perang musuh Kurowo, nomer telu wis dadi tondo yen wanita

mrantasi karya. (Srikandi istri Arjuna maju berperang musuh Kurawa, memperoleh nomer tiga menjadi pertanda jika wanita juga bisa berkarya).”

“Itu hanya parikan. Tidak ada maksud apa-apa,” sebutnya saat ditemui setelah orasi.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge