0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peneliti PUSTAPAKO UNS Usul BPKP, Itjen dan Bawasda Digabung

dok.timlo.net/tyo eka
(dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Peneliti Pusat Studi Trasparansi Publik dan Anti Korupsi (PUSTAPAKO) LPPM UNS mengusulkan penggabungan BPKP, Itjen dan Bawasda untuk mewujudkan tata kelola pemerintah dalam rangka mengurangi praktik korupsi di Indonesia.

“Penggabungan tersebut akan sangat efektif dan efisien dalam mencegah praktik di Indonesia,” kata Johadi SE MSc, selaku peneliti usai diseminasi penelitian di Gedung LPPM UNS, Solo, Selasa (25/8).

Dengan digabungnya ketiga institusi tersebut, kata Johadi, proses pengawasan dan investigasi dini terhadap tindakan fraud menjadi lebih fokus dan terorganisir. Auditor internal negara yang memiliki tugas sebagai internal auditor dari pemerintah akan melakukan fungsinya dalam menanggulangi dan mencegah korupsi di pemerintahan.

“Tujuan utama dalam kegiatan internal audit dapat membantu manajemen dalam menjalankan pengendalian internal yang memadai untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

Sementara itu, kata Johadi, di Indonesia, baik BPKP, Inspektorat Jenderal (Itjen) dan Bawasda memiliki tugas dan wewenang untuk menjadi auditor internal di dalam pemerintahan. Sehingga sangat dimungkan penggabungan karena memiliki fungsi sama.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge