0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kompleksitas Pemda Tidak Berikan Kontribusi Auditor Comments

timlo.net/eko prasetyo

Raisa Nanda Barlian, peneliti Pusat Studi Transparansi Publik dan Anti Korupsi (Pustapako) Universitas Sebelas Maret

Solo – Pendapat wajar tanpa pengecualian dan tipe geografi berpengaruh negatif signifikan terhadap penerimaan auditor comments. Seiring hal itu, kelemahan sistem pengendalian intern dan tingkat pendidikan auditor berpengaruh positif terhadap penerimaan auditor comments.

“Namun, ukuran pemerintah daerah dan kompleksitas pemerintah daerah tidak memberikan kontribusi terhadap penerimaan auditor comments,” ungkap Raisa Nanda Barlian, peneliti Pusat Studi Transparansi Publik dan Anti Korupsi (Pustapako) Universitas Sebelas Maret saat berbicara hasil penelitian tentang Auditor Commentas BPK RI : Analisis Determinan yang Dipandang Dari Sisi Auditee dan Auditor pada Pemerintah Daerah di Indonesia, di Kampus UNS, Solo, Senin (24/8).

Raisa mengemukakan, penelitian yang menganalisis faktor penentu yang berpengaruh terhadap auditor comments yang diterima oleh pemerintah daerah dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP). Penelitian ini menggunakan sampel pemerintah daerah yang menerbitkan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) 2013 yang telah diaudit oleh BPK RI dalam laporan hasil pemeriksaan 2014.

Hasil penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan cara penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk melakukan penelitian baik untuk kepentinghan pendidikan atau praktisi serta pihak yang berkepentingan dalam mengetahuo kemungkinan penerimaan auditor comments dalam LHP atas LKPD.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge