0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tidak Ikuti E-PPUNS, Saksi Tegas Menunggu CPNS dan PNS

timlo.net/tarmuji

Salah seorang PNS menunjukkan materi sosialisasi E-PUPNS

Wonogiri — Semua CPNS dan PNS diwajibkan memutahkirkan data secara online. Paling lambat hingga Desember 2015, jika tidak bakal dikenai sanksi tegas.

“Dasarnya Undang-undang No 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara No 19 Tahun 2015 Tanggal 22 Mei 2015 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil secara Elektronik Tahun 2015 (E-PUPNS 2015),” jelas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri, Rumanti Permanandyah, Senin (23/8).

Dikatakan, E-PUPNS ini bertujuan untuk menata sistem informasi kepegawaian dan manajemen sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN). Yang dapat mendukung ASN merealisasikan seluruh potensi baik sebagai pegawai pemerintah maupun sebagai bagian dari masyarakat.

“Melalui Penggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam proses pendataan PNS dapat menghasilkan validasi data yang akurat, terpercaya, terintegrasi sebagai dasar pengembangan sistem informasi kepegawaian serta membangun kepemilikan (sense of awareness) PNS terhadap data kepegawaiannya,” terang Rumanti.

Rumanti juga mengatakan pentingnya pemuthakiran data untuk wajib dilakukan karena ada Sanksi tegas menanti CPNS/PNS apabila tidak mengikutinya.

“PNS yang tidak mengikuti akan terkena sanksi, tidak tercatat dalam database ASN Nasional di BKN, tidak akan mendapatkan layanan kepegawaian, dan dinyatakan berhenti atau pensiun,” katanya

Dia menambahkan, semua peserta sosialisasi dapat mengikuti pelatihan sebaik mungkin dan semua SKPD segera menindaklanjuti, mensosialisaikan kepada para pegawai, dan menyiapkan data-data kepegawaian yang terdiri daftar pokok kepegawaian (core data), daftar riwayat (historical) data dan berkas-berkas penunjang kepegawaian lainnya (stakeholder) PNS.

Sosialisasi dan pelatihan E-PUPNS diikuti sekitar 240 orang perwakilan dari tiap instansi/SKPD dan dibagi dalam empat gelombang tanggal 24, 26, 28 dan 31 Agustus 2015.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge