0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPU Kecewa Ada Balon Bupati Mundur

dok.merdeka.com

Hadar Nafis Gumay

Timlo.net – Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay merasa prihatin atas sikap pengunduran diri Bakal calon (Balon) Wakil Bupati Indramayu, Rastawiguna. Sebab, keputusan tersebut berdekatan dengan pengumuman penetapan calon peserta pilkada.

“Sebetulnya kami prihatin dengan model-model seperti ini. Kita semua tahu kalau pendaftaran suatu proses yang serius. Kita ingin cari kepala daerah, bukan main-main,” kata Hadar, Senin (24/8).

Hadar juga menjelaskan pengunduran diri ini bisa menimbulkan banyak kerugian, terutama bagi negara. Menurutnya, proses pendaftaran pilkada ini menggunakan uang negara, sehingga sudah sepatutnya bakal calon peserta bisa menghormati ketatanegaraan ini.

“Kecuali jika dari hari ini, esok, atau seterusnya ada yang mengundurkan diri, maka mereka dilarang untuk mengajukan diri di pilkada selanjutnya,” imbuh Hadar.

Namun, lanjut dia, jika bakal calon peserta yang sudah ditetapkan menjadi calon peserta mengundurkan diri, mereka bisa dikenakan denda seperti yang tercantum dalam UU Pilkada Pasal 53, mengenai sanksi bagi calon kepala daerah yang mundur di tengah jalan.

“Untuk pasangan calon perseorangan akan dikenakan denda kalau besok mengundurkan diri. Hari ini ditetapkan sebagai calon pasangan pemilu. Pasca-hari ini tidak boleh mundur. UU juga memberikan sanksi. Kalau ada yang mundur ya kita berikan sanksi. Untuk gubernur Rp 20 Miliar, dan pasangan bupati, calon bupati sebesar Rp 10 Miliar,” pungkasnya.

[efd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge