0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pura-Pura Menginap, Motor Sahabat Diembat

Ilustrasi pencurian motor (dok.merdeka.com)

Solo — Tak ada yang menyangka, Toni Diyoko alias Botak (33) warga Jalan Rinjani Dalam RT 04/ RW 10 Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terhadap teman dekatnya Sriyanto (34) warga Kampung Sladi RT 01/ RW 03 Kelurahan Tubukarto, Pracimantoro, Wonogiri. Aksi tersangka, dilakukan saat korban lengah dan sebelumnya diawali dengan menginap dirumah korban pada Selasa (16/6) malam.

“Tersangka ini kenal baik dengan korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, AKP Supardi mewakili Kapolsek Kompol Saprodin saat dihubungi, Senin (24/8).

Informasi yang dihimpun, sebelum membawa lari kendaraan tersangka menginap dan tidur dirumah korban. Setelah penghuni rumah tertidur, tersangka bangun dan masuk kekamar korban mengambil kunci kontak sepeda motor jenis Yamaha Mio serta uang tunai sebesar Rp 70 ribu. Setelah mendapatkan kunci kontak, tersangka menuntun motor menjauhi rumah korban dan sekitar jarak 50 meter tersangka menyalakan motor tersebut dan kabur.

“Setelah berhasil kabur, motor digadaikan oleh tersangka melalui seorang rekannya Agung Ariyanto,” kata Kanit.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka membawa kabur motor AD 5730 ZR tersebut lantaran membutuhkan uang untuk biaya perawatan saudaranya. Namun, setelah dilakukan pengecekan dilapangan ternyata keluarga tersangka tidak ada yang menjalani rawat inap dirumah sakit.

“Setelah berhasil ditangkap pada pertengahan bulan Agustus ini, berdasarkan hasil penyidikan tersangka mengaku membutuhkan uang untuk biaya pengobatan. Tapi, kuat dugaan alasan yang dikatakan oleh tersangka hanya bohong belaka,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, Toni dijerat Pasal 363 tentang Pencurian dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge