0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Enam Punk Digaruk, Seorang Hamil Dua Bulan

timlo.net/agung widodo

Enam anak punk yang digaruk Satpol PP Sragen

Sragen – Petugas dari Satpol PP Sragen merazia 6 anak gelandangan atau punk yang sering berkeliaran di sekitar lampu merah Kampung Teguhan atau jalur lingkar utara. Saat ditangkap mereka sedang mengamen dan nongkrong di sebuah gudang yang selama ini dijadikan tempat untuk tidur. Dari 6 anak punk yang digelandang di Kantor Satpol PP, dua diantaranya perempun dan salah satunya tengah hamil 2 bulan.

“Mereka kita tangkap tak jauh dari perempatan lampu merah Teguhan. Itu berdasarkan laporan dari masyarakat setempat karena selama ini telah meresahkan masyarakat,” kata Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Pengendalian Satpol PP Sragen, Sukamto, Sabtu (22/8).

Menurut Sukamto, begitu tiba di markas Satpol PP, petugas langsung meminta mereka untuk mandi. Karena saat dirazia badan mereka dalam keadaan badan kotor serta rambut dalam kondisi gimbal. Mereka juga diberi makan dan minum sebelum dilakukan pendataan.

“Untuk yang lelaki, setelah mandi rambutnya kita cukur pendek,” ujarnya.

Sukamto mengakui salah satu perempuan punk tersebut memang kedapatan hamil sekitar dua bulan. Hal ini berdasarkan pengakuan dia sendiri dan pelakunya adalah temannya sendiri sesama kaum punk yang juga ikut dirazia. Sebagian dari mereka merupakan warga Ngawi Jawa Timur dan Karanganyar. Pihaknya juga telah menghubungi orang tua atau saudara untuk datang dan menjemput di Kantor Satpol PP.

“Kami akan serahkan mereka ke pihak keluarga. Kemungkinan orang tuanya sendiri tidak tahu kalau anaknya seperti itu,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge