0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

52 Hari Sudah Panen, Lele Mutiara Jadi Favorit

timlo.net/nanin

Kelompok mina usaha tani Desa Doplang kembangkan lele varietas baru

Boyolali — Petani lele di Desa Doplang, Teras, Boyolali, mulai bergairah menyusul keberadaan lele jenis baru, yaitu mutiara. Lele mutiara ini ternyata lebih menguntungkan petani dibanding jenis lain yang selama ini sudah dikembangkan.

”Beberapa keuntungan dan kelebihan dari lele mutiara, seperti panen lebih awal, tingkat kematian sangat rendah, tahan penyakit serta hasil panen lebih banyak dibanding jenis lain. Kalau dengan jenis lain yang selama ini kita kembangkan, perbandinganya 1 : 1,5, lebih banyak lele mutiara,” ujar Ketua Kelompok Mina Usaha Tani, Sidik Pramono, Minggu (23/8).

Dijelaskan, pengembangan lele mutiara ini hasil pembinaan dari Badan Penelitian Pengembangan Perikanan (Balitbang) Sukamandi, Subang. Bersama kelompoknya, Sidik, mengaku pertama tebar benih pada bulan Mei, saat ini bahkan sudah memasuki panen yang kelima. Pertumbuhan lele mutiara ini seragam,s ehingga tidak ada kanibalisme.

“Kalau lele dumbo biasa baru bisa panen 90 hari, tapi kalau lele mutiara ini 52 hari sudah bisa panen,” tambahnya.

Disisi lain, Kabid Perikanan Disnakan Boyolali, Naryanto mengungkapkan bibit ikan Lele Mutiara ini merupakan hasil kerjasama Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya, Badan Penelitian, Pengembangan Kelautan dan Perikatan serta Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali.

”Ikan lele mutiara dibudidayakan dengan aplikasi vaksin HydoVac dan Probiotik Pato-Arero, sehingga bisa lebih tahan penyakit, lebih cepat panen dan ukurannya seragam. Harapan kita, petani bisa mengadopsi bibit lele mutiara ini sendiri, “ tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge