0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Energi Panas Bumi, Ramah Lingkungan Tapi Tidak Dimanfaatkan

dok.merdeka.com
Presiden Jokowi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pemerintahan Jokowi-Jk saat ini sedang mengkaji pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang khusus menangani energi panas bumi atau geothermal. Ini perlu dilakukan karena energi panas bumi selama ini belum digunakan secara maksimal.

Presiden Joko Widodo mengatakan, panas bumi mempunyai potensi energi besar mencapai 29 ribu Mega Watt (MW) dan ramah lingkungan tetapi hingga kini tidak dimanfaatkan.

“Panas bumi itu mempunyai potensi 29 ribu Mega Watt (MW), yang sudah bertahun-tahun tidak tertangani dengan baik. Padahal panas bumi menghasilkan listrik yang ramah lingkungan, namun tidak dikerjakan,” kata Jokowi di Pontianak, Minggu (23/8).

Jokowi menegaskan, pemerintah saat ini sedang melakukan kajian terkait menggunakan potensi energi panas bumi itu untuk dijadikan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Dengan tingginya potensi kekuatan energi panas bumi untuk dijadikan energi terbarukan, jika diperlukan dibentuk BUMN khusus yang mengelola sumber energi itu.

“Oleh sebab itu, ini akan kita geser untuk bisa masuk ke geothermal, dan itu harus ada yang urusin, sehingga saat ini dibuat kajiannya, diproses untuk dibuat BUMN khusus yang menangani geothermal,” tambah Jokowi.

Sebelumnya, Direktur PT Pertamina Geotermal Energy (PGE) Adriansyah menyayangkan Indonesia masih mengandalkan energi fosil khususnya minyak, ketimbang energi terbarukan. Padahal, semua menyadari minyak akan habis beberapa tahun lagi.

“Indonesia terbilang besar untuk energi terbarukan tapi kecil pemanfaatannya. Crude 2020-2040 peek ini sudah lewat, eksplorasi batu bara gila-gilaan peak batu bara lebih cepat,” ujarnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (1/11).

Dia meyakini, energi panas bumi adalah pilihan tepat, mengingat 40 persen potensi panas bumi dunia ada di Indonesia dan energi tersebut harus digenjot dengan cepat.

Meski memiliki predikat lumbung panas bumi terbesar dunia, pemanfaatan energi panas bumi Indonesia paling kecil. Bahkan masih kalah dengan Filipina.

“Indonesia masih terbuai menggunakan energi fosil, padahal energi fosil Indonesia semakin menipis, tidak seperti Norwegia yang menjadi eksportir gas terbesar namun dalam keberlangsungan energi negara tersebut menggunakan energi terbarukan,” jelas dia.

[idr]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge