0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyusunan DPS, KPU Waspadai Data Ganda

dok.timlo.net/daryono
Komisioner Divisi Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih, Perencanaan dan Badan Penyelenggara KPU Solo, Kajad Pamuji Joko Waskito (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Setelah menyelesaikan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar potensial penduduk pemilih pemilu (DP4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo mulai meng-upload data hasil coklit ke sistem data pemilih (sidalih). Dalam proses ini, KPU mewaspadai kemungkinan adanya data ganda.

Upload data sidalih ini terutama pemilih baru ada kemungkinan ditemukan data ganda dengan kabupaten lain. Data ganda itu harus dieksekusi. Dasarnya setiap pemilih baru harus melampirkan KK (kartu keluarga-Red),” kata Komisioner Divisi Pemutakhiran Data KPU Solo, Kajad Pamuji Joko Waskito kepada wartawan, Jum’at (21/8).

KPU juga mewaspadai kemungkinan data ganda antar kelurahan. Oleh karena itu, KPU kemarin mengadakan rapat dengan panitia pemilihan kecamatan (PPK). Harapannya, ketika ditemui data ganda antar kelurahan atau kecamatan bisa segera ditemukan data yang benar.

Kajad menjelaskan, upload data hasil coklit ke sidalih dipakai sebagai dasar penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Proses upload dilakukan 20-26 Agustus 2015. Proses upload dimulai dari pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) baru kemudian pemilih pemula.

“Istilahnya disaring. Dimulai dari TMS, baru pemilih baru,” ujar dia.

Guna memastikan proses upload ke sidalih ini berjalan lancar KPU juga telah memberikan asistensi ke PPK. Selanjutnya, PPK diminta meneruskan asistensi ke PPS (panitia pemungutan suara -Red).

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge