0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tabung PDAM Bocor, Kapolres : Penanganan Awal Agak Terlambat

timlo.net/aditya wijaya

Tabung PDAM bocor

Klaten — Puluhan orang mengalami gangguan pernafasan paska kebocoran tabung klorin di sumur dalam Pamardi Rahayu milik PDAM Klaten, Kamis (20/8). Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Ada 23 orang, termasuk tiga anggota saya yang sempat menghirup udara mengandung racun tersebut. Namun tidak ada korban yang meninggal dunia,” ungkap Kapolres Klaten,  AKBP Langgeng Purnomo, Jumat (21/8).

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar pukul 09.30 WIB warga di di gang Sidomulyo tersebut panik berhamburan keluar rumah. Pasalnya, gas klorin dari tabung sumur menguar sangat pekat. Bahkan, radius 100 meter dari lokasi bocornya tabung disterilkan dan terpasang police line.

Peristiwa di Dukuh Tegal Kepatihan RT 03/RW 05, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klaten Tengah itu merupakan masalah teknis, yakni tabung gas yang mengalami kebocoran. Meski lokasi sudah aman dan kondusif, saat ini garis polisi masih melintang di lokasi kejadian.

“Info yang saya terima dari Polsek, sebenarnya masyarakat sudah lapor ke petugas PDAM tapi tidak ada respon. Kemudian lapor ke Babinkamtibmas, dan kita langsung ambil langkah cepat relokasi warga. Sehingga lokasi kita tutup, dan memang agak terlambat dalam penanganan awal,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge