0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seluruh Pos Pendakian Merbabu Ditutup

istimewa

Petugas sterilkan kawasan Hutan Merbabu untuk pemadaman titik-titik api

Boyolali — Balai Taman Nasional Gunung Merbabu di Boyolali, mulai Jumat (21/8), menutup seluruh jalur pendakian ke Gunung Merbabu, menyusul musibah kebakaran yang terjadi sejak Rabu siang (19/8).

“Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan keselamatan bagi pendaki,” ungkap Koordinator Perlindungan dan Pengamanan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Kurnia Adi Wirawan, Jumat.

Penutupan seluruh jalur pendakian baik yang resmi maupun tidak resmi sudah disosialisasikan ke petugas pos penjagaan sejak Kamis malam. Menyusul api yang membakar wilayah Hutan Merbabu semakin membesar dan sulit dipadamkan. Penutupan sendiri dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Paling tidak sampai api benar-benar padam,” tambahnya.

Selain kepada pendaki, larangan ini juga berlaku bagi masyarakat sekitar. Biasanya, masyarakat naik ke kawasan hutan Merbabu untuk mencari rumput dan kayu bakar. Jalur pendakian resmi ke Gunung Merbabu, melalui jalur Pos Selo Boyolali, Pos Kopeng Kabupaten Semarang, dan Tekelan Semarang, serta Pos Keteb Magelang. Sedangkan yang belum resmi, seperti jalur pendakian di Suwanting, Banyuroto, Sawangan, Magelang dan Samiran, Selo, Boyolali.

Sejak mulai terbakar Rabu malam (19/8) lalu, masih ada pendaki yang berada di Puncak Gunung Merbabu. Namun petugas langsung menghalau dan meminta pendaki untuk turun.

“Saat ini Merbabu sudah steril dari pendaki,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge