0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Merbabu Terbakar, Api Merembet ke Wilayah Boyolali

Istimewa

Pemadaman dengan cara manual, menggunakan kayu dilakukan petugas BTNG Merbabu dan relawan untuk memadamkan api yang membakar kawasan Hutan Merbabu

Boyolali — Upaya pemadaman terus dilakukan di lereng Merbabu. Hingga Jumat (21/8) api sudah merembet ke kawasan hutan di wilayah Boyolali. Yakni hingga Sabana 1 dan 2 yang berada di atas Dukuh Genting, Desa Tarubatang, dan Dukuh Selowangan, Desa Selo, Kecamatan Selo.

”Kami masih fokus pada pemadaman dan melokalisir api. Sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran ini,” ungkap Koordinator Perlindungan dan Pengamanan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Kurnia Adi Wirawan.

Pemadaman api dilakukan oleh tim gabungan. Antara lain dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, SAR, TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, dan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Dari laporan dan pengamatan petugas, titik api di kawasan hutan Merbabu terlihat di beberapa lokasi. Seperti di atas wilayah Bentrokan, Desa Wonolelo, Sawangan, Magelang. Kemudian Dukuh Suwanting, dan Dukuh Malang, Desa Banyuroto, Magelang. Juga terlihat di Dukuh Cuntel, dan Tekelan, Getasan, Semarang. Bahkan sudah merembet ke Sabana 1, Sabana 2 wilayah Dukuh Genting, Tarubatang, dan Dukuh Selowangan, Selo, Boyolali.

Titik api pertama kali diketahui berasal dari kawasan hutan Merbabu di wilayah Dukuh Bentrokan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Api berada di  ketinggian 2.300 hingga 2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Rabu (19/8) sore.

”Selain berada di ketinggian, badai juga menjadi penghalang petugas untuk memadamkan api. Angin terlalu kencang, vegetasi diatas juga sudah kering sehingga api cepat membesar dan menyebar,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge