0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Boyolali, TPS Rawan Konflik Dijaga 1 Petugas

Sebanyak 450 personil Polres Boyolali akan diterjunkan amankan Pilkada 9 Desember mendatang ()

Boyolali — Polres Boyolali mulai menggelar simulasi pengamanan Pilkada. Simulasi dilakukan jajaran Polres, Kodim dan Satpol PP di Alun-alun Boyolali, Jumat (21/8) sore. Simulasi dilakukan sejak dini menyusul potensi konflik Pilkada sangat tinggi.

“Kita antisipasi dini bila konflik muncul,pilkada kita prediksi potensi gangguan keamanan tinggi,” ujar Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono.

Dijelaskan, selain kesiapan petugas, pihaknya juga mulai memetakan potensi kerawanan. Seperti misalnya, untuk TPS yang memiliki potensi kerawanan tinggi nanti akan dijaga satu petugas, sedangkan untuk TPS yang landai, petugas akan mengampu empat hingga lima TPS.

“Ada 450 personel polisi yang kita kerahkan amankan Pilkada, ditambah back up keamanan dari Kodim dan Satpol PP,” tambahnya.

Sementara dalam simulasi yang digelar di Alun-alun Boyolali, digambarkan ratusan massa yang tidak puas dengan hasil penghitungan suara di TPS 02 Mojosongo, menggruduk kantor KPUD. Massa yang emosi berbuat anarkhis. Upaya mediasi gagal dilakukan. Polres akhirnya menerjukan satuan Dalmas untuk menghadang massa. Bentrokanpun tak terhindarkan, digambarkan satu warga tewas terkena peluru petugas.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge