0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pupuk Oplosan Digerebek TNI

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Sebanyak tujuh ton pupuk oplosan di sebuah gudang Jalan Bandar Tinggi, Batubara, Sumut berhasil diamankan. Tujuh orang ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan oleh TNI.

“Penggerebekan dilakukan personel Denintel Kodam I Bukit Barisan tadi malam,” kata Kapendam Bukit Barisan, Kolonel Enoh Solehudin, Jumat (21/8).

Gudang yang digerebek milik A Cun. Tujuh orang yang diamankan yaitu Agus Salim (44), Bandar Masilam, Simalungun; Rudi Hartono (19), Bandar Masilam, Simalungun; Subuhi (20) warga Bandar Masilam, Simalungun; Sujono (42), warga Desa Dolok Manampang, Dolok Masihul; Susandi (28), warga Bangun Sari Talawi, Batubara; Muda, warga Bandar Masilam, Simalungun; dan Firmansyah (21) warga Bandar Masilam, Simalungun. Mereka diamankan saat melakukan bongkar muat di dalam gudang.

Selain itu, diamankan pula barang bukti tujuh ton pupuk ilegal, 1 unit truk Colt Diesel BK 8566 XT, 1 unit mobil Suzuki Swift BK 1976 QN, 6 amunisi airsoft gun, 1 gas airsoft gun, sepucul airsoft gun, dan satu tas.

“Penggerebekan ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya gudang pupuk ilegal di sana. Informasi itu kemudian ditelusuri personel Denintel yang kemudian melakukan penggerebekan,” sebut Enoh.

Para pelaku menggunakan modus mengganti karung pupuk bersubsidi jenis ZA menjadi karung pupuk jenis KCL. Pupuk bersubsidi itu juga dicampur dengan pupuk jenis lain. Mereka kemudian menjualnya ke pasar dengan harga yang tinggi.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge