0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pesan Gubernur: Jamaah Haji Harus Waspadai Cuaca Ekstrem

Jamaah haji di Asrama Haji Donohudan (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Calon jamaah haji  (Calhaj) yang diberangkatkan dari Embarkasi Haji Donohudan, Boyolali diminata untuk mewaspadai cuaca ekstrem di Tanah Suci Mekah, Arab Saudi. Pasalnya, suhu di Mekah saat ini mencapai 40 derajat Celcius.

“Pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo) berpesan calon jamaah haji harus mewaspadai cuaca ekstrem di Tanah Suci,” kata Sekda Provinsi Jawa Tengah, Joko Sutrisno saat membacakan sambutan Gubernur Jateng, dalam pelepasan Calhaj Kloter 1, Jumat (21/8).

Selain itu, kata Joko, pihaknya juga berpesan supaya jamaah haji meluruskan niat dalam keberangkatannya ke Tanah Suci. Sehingga, sekembalinya ke Tanah Air, para jamaah menjadi haji yang makbrur.

Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, Ahmadi menyebutkan, tahun ini ada sekitar 26.568 calon jamaah haji yang diberangkatkan. Mereka terbagi atas Calhaj dari Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Pemberangkatan hari pertama ada tiga kloter. Kloter pertama diberangkatkan pukul 11.0d WIB ada 349 calon jamaah haji, ditambah lima petugas dan TP4H ada enam orang,” kata Ahmadi.

Untuk kloter 2, lanjut Ahmadi, diberangkatkan pukul 17.05 WIB dengan jumlah calon jamaah haji ada 355 orang ditambah lima petugas. Kemudian kloter 3 diberangkatkan pukul 22.45 WIB dengan jumlah calon jamaah haji 223 orang dan lima orang petugas.

“Ada satu calon jamaah haji termuda dari Kudus yakni Ana Fauzul Muna dengan tanggal lahir 9 Oktober 1996 dan tertua Rohman Wardji Darmo dari Rembang dengan tanggal lahir 26 Juni 1922,” sebutnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge