0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penelitian Buktikan Teh Susu Bisa Memutihkan Gigi

Teh susu

Dok: Timlo.net/Google

Teh susu

Timlo.net—Bagi beberapa orang, minum teh tidak lengkap tanpa tambahan susu. Dan para penggemar teh susu bisa bergembira, karena sebuah penelitian menyatakan menambahkan susu pada teh bisa mencegah gigi kotor karena noda.
Cara memutihkan gigi dengan minum teh susu lebih efektif dibandingkan dengan pasta gigi, dan sama bagusnya dengan produk pemutih, tulis para peneliti.

“Teh adalah minuman paling banyak dikonsumsi kedua di dunia, dan bagaimana cara teh diproses mempengaruhi kebersihan gigi,” kata Dr. Ava Chow, dari University of Alberta’s School of Dentistry.

“Semakin banyak teh diproses atau dioksidasi, semakin besar kemungkinan teh membuat gigi kuning. Tapi kami menemukan jika menambahkan susu pada teh mengurangi kemungkinan gigi terkena noda,” tambahnya.

Teh mengandung tanin, senyawa yang larut dalam air dan menimbulkan rasa pahit. Warna tanin gelap dan bisa membuat gigi kotor. Dr. Chow menemukan jika casein, protein utama pada susu, mengikat tanin dalam teh dan mencegah teh mengotori gigi.

Sebagai bagian dari penelitian ini, Dr. Chow menggunakan gigi manusia yang sudah dicabut, termasuk gigi yang sudah ditambal, gigi dengan tanda-tanda pembusukan, gigi berlubang dan gigi retak.

Dia menganalisa warna gigi dan merekamnya, sebelum membuat gigi-gigi itu melalui proses “penodaan”. Dalam proses ini, gigi dicelupkan dalam larutan teh atau larutan teh dengan susu selama 24 jam dalam suhu 37 C.

Pada akhir 24 jam, dia merekam warna gigi lagi. “Hasilnya kami menemukan jika casein, komponen pada susu bertanggung jawab pada efek teh yang menyebabkan gigi kotor,” kata Dr. Chow.

“Perubahan warna yang kami teliti bisa dibandingkan dengan perubahan warna hasil dari produk-produk pemutih gigi dan lebih efektif dibandingkan pasta gigi pemutih,” terangnya.

Dia menambahkan sebelum para dokter gigi menyarankan para pasien untuk minum teh dengan susu, mereka harus mempertimbangkan jika minum susu adalah bagian dari budaya pasien.

“Menambahkan susu pada teh adalah fenomena kebudayaan tertentu. Beberapa budaya menolak menambahkan susu pada teh dan budaya lain mungkin hanya minum susu dengan teh,” tambahnya.

Penelitian ini diterbitkan di jurnal International Journal of Dental Hygiene.

Sumber: Daily Mail.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge