0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PDAM Siap Tanggung Perawatan Korban Kebocoran Tabung Klorin

timlo.net/aditya wijaya

Dirut PDAM Klaten, Irawan Margono, mengenakan masker saat meninjau tabung klorin yang bocor

Klaten — Direktur Utama PDAM Klaten akhirnya angkat bicara terkait kebocoran tabung klorin di gardu sumur dalam Dukuh Tegal Kepatihan, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klaten Tengah, Kamis (20/8). Pihaknya menjamin tidak ada gangguan pasokan air bagi pelanggan.

“Secara tekhnis ini murni kecelakaan, tidak ada unsur kesengajaan. Tabung gas klorin bocor dan kami sudah menanganinya,” ungkap Dirut PDAM Klaten, Irawan Margono, Kamis (20/8).

Dijelaskannya, sumur dalam berada di gang Sidomulyo itu bernama Pamardi Rahayu. Sumber air yang di dalamnya disalurkan bagi dua ribu pelanggang yang ada di kota Klaten bagian selatan. Sedangkan tabung klorin berfungsi untuk menetralisir atau menjernihkan kadar air.

“Nanti akan kita evaluasi terkait penggunaan gas klorin. Tapi yang jelas ada pergantian tabung bulanan secara rutin. Ini tadi pagi ada bau bocor yang ditangani dan posisinya sudah lepas. Saat tabung hendak dikeluarkan terlalu sulit karena ukurannya berat,” jelasnya.

Ditanya tidak adanya petugas PamardiĀ  Rahayu yang berjaga, Irawan membantahnya. Menurutnya, setiap hari ada petugas yang mengontrol sumur dalam tersebut. PDAM Klaten juga berjanji akan menanggung biaya perawatan korban yang dirawat di rumah sakit.

“Ya tentu saja kami akan bertanggung jawab atas gangguan lingkungan ini. Prinsipnya sekarang sudah ditangani,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge