0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wonogiri Waspadai Kebakaran Hutan Saat Kemarau

Ilustrasi kebakaran hutan

Wonogiri — Kecamatan Selogiri dan Sidoharjo termasuk dalam peta rawan bencana kebakaran hutan. Musim kemarau seperti ini, wilayah hutan di Wonogiri milik Perhutani beresiko tinggi bencana kebakaran.

“Semua kawasan hutan Perhutani rawan kebakaran, terlebih adanya gelombang panas akibat badai El Nino, ” jelas Kepala Dishutbun Wonogiri, Gatot Siswoyo, Kamis(20/8).

Menurutnya, untuk upaya antisipasi dampak gelombang panas dan bahaya kebakaran yang ditimbulkan dari badai El Nino, untuk itu Dishutbun Wonogiri melakukan studi banding ke Balai Taman Nasional (BTN) Merbabu.

“Studi banding ini terkait pencegahan kasus kebakaran hutan di daerah wilayah hutan. Kita juga melibatkan jajaran LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) setempat, ” papar dia.

Dikatakan, keberadaan 94 kelompok LMDH di daerah Wonogiri dinilai sangat trategis dalam program penjagaan kawasan hutan termasuk dari ancaman kebakaran.

“Dengan studi banding ke BTN Merbabu masyarakat sekitar hutan menjadi ujung tombak gerakan pengamanan hutan, ” katanya.

Selama ini, pihaknya belum menerima laporan adanya kasus kebakaran hutan sepanjang musim kemarau tahun ini. Tapi paska studi banding ke BTN Merbabu, masyarakat desa hutan kini sudah tanggap jika sewaktu-waktu ada kebakaran hutan.

“Selain melakukan patroli rutin kawasan hutan sekitar, anggota LMDH diimbau menyiapkan peralatan sederhana menjinakkan si jago merah,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge