0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KSB Sayangkan Langkah PPP Ajukan Praperadilan Fajri

Deklarasi pasangan Anung-Fajri (dok.timlo.net/daryono)

Solo —¬†Koalisi Solo Bersama (KSB) menilai gugatan praperadilan atas status tersangka M Fajri yang diajukan salah satu parpol KSB, Partai Persatuan Pembangan (PPP), justru merugikan KSB. Gugatan praperadilan oleh PPP dikhawatirkan membuat pencalonan Fajri yang sudah clear kembali mentah.

“Sejak awal tidak ada persoalan dengan status tersangka Fajri. Sikap Mas Arif Sahudi (Ketua DPD PPP Solo) justru merugikan KSB. Status tersangka itu perdata, berkasnya pun tidak ada. Jadi, dari awal status Fajri sudah clear. Karena bekasnya tidak pernah P21 (lengkap),” kata Sekretaris KSB, Supriyanto kepada wartawan, Rabu (19/8).

Dia melanjutkan, hingga kini, berkas tersangka Fajri juga tidak ada, baik di Kejaksaan maupun Pengadilan. Persyaratan Fajri sebagai bakal calon wakil walikota juga sudah clear.

“Jangan sampai sikap PPP ini justru dipolitisasi dan membuat persyaratan yang sudah clear menjadi mentah. Kami menyayangkan sikap PPP ini,” bebernya.

Dalam waktu dekat, tambah Supriyanto, KSB akan meminta klarifikasi kepada PPP terkait gugatan praperadilan yang diajukan.

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Solo, Umar Hasyim mengatakan langkah PPP mengajukan gugatan praperadilan bagus tetapi dilakukan di saat yang kurang tepat. Semestinya, gugatan diajukan jauh sebelum pencalonan Fajri.

“Kalau gugatan itu jauh sebelumnya ya dampaknya kecil. Tetapi setelah ditetapkan sebagai bakal calon, masyarakat jadi tahu (dia sebagai tersangka). Yang tadinya tidak tahu jadi tahu. Ini dampaknya negatif,” ujarnya..

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge