0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rizal Ramli vs JK Memanas, Presiden Minta Jangan Diumbar ke Publik

dok.merdeka.com

Presiden Jokowi bersama kabinet

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan menanggapi soal perang pernyataan antara Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) dengan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli.

“Kalau urusan yang seperti itu, saya enggak akan jawab. Urusan saya urusan bekerja, menyelesaikan masalah,” kata Presiden Jokowi, Rabu (19/8).

Jokowi menegaskan, proyek listrik 35 ribu megawatt bukanlah target ambisius. Sebab target itu memang kebutuhan listrik nasional yang saat ini masih kurang.

“Sudah saya sampaikan, itu adalah target kebutuhan. Tugasnya menteri mencari solusi,” ujarnya.

Jokowi sudah menyampaikan jika ada perbedaan pendapat antar menteri sebaiknya didiskusikan dalam rapat internal. Presiden tak ingin ada perbedaan pendapat diumbar di publik.

“Itu sudah disampaikan kan, tugasnya mencari solusi dari setiap problem yang ada dari target dan kebutuhan yang sudah kita berikan,” tegasnya.

Sebelumnya, Rizal Ramli menyatakan bakal mengevaluasi proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt andalan Presiden Jokowi dan 7 ribu megawatt peninggalan presiden terdahulu.

“Target 35 ribu megawatt dan sisa target masa SBY 7 ribu megawatt. Total 42 ribu megawatt MW itu akan sulit. Saya minta untuk ESDM, Dewan Energi Nasional evaluasi mana yang betul-betul masuk akal. Jangan kasih target tinggi tapi dicapainya susah,” ujar Rizal.

Dia menilai banyak persoalan bakal menghambat pembangunan megaproyek tersebut. Di antaranya pendanaan harus mengandalkan swasta.

[has]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge