0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipojokkan, Jusuf Kalla Bela Diri

foto: Eko P

Jusuf Kalla

Timlo.net – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengklaim proyek listrik 35.000 Mega Watt merupakan proyek kebijakan pemerintah. Kritikan Rizal Ramli yang menyatakan proyek itu merupakan proyek ambisius JK dinilai mengurangi kewibawaan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi).

“Kalau begitu mengurangi kewibawaan Presiden, karena yang resmikan kan Presiden, bukan saya. Policy pemerintah, Pak Jokowi yang meresmikannya, berarti memandang kurang pantas Pak Jokowi kalau gitu, kan,” kata JK, Selasa (18/8).

JK menegaskan sudah sepatutnya setiap menteri harus paham terlebih dahulu mengenai suatu persoalan sebelum berkomentar. JK mengatakan, pemerintah selalu mengevaluasi progres pembangunan proyek listrik 35.000 MW.

“Ya setiap kali dievaluasi. Tapi begini, tentu sebagai menteri harus pelajari dulu sebelum berkomentar. Memang tidak masuk akal, tapi menteri harus banyak akalnya, kalau kurang akal pasti tidak paham itu memang,” terang dia.

Lanjut JK, pemerintah menilai penting keberhasilan proyek listrik 35.000 Mega Watt. Sebab, hal itu untuk mendukung pembangunan berbagai industri.

“Itu kalau mau 50.000 pun bisa dibuat. Itu kebutuhan. Namanya listrik itu prasarana, artinya sebelum kita membangun, prasarana itu harus ada. Sebelum industri bangun, listriknya harus sudah ada. Sebelum industri bangun listriknya dilebihkan, jangan pas-pasan, harus dilebihkan, semua negara begitu,” jelas dia.

Sebelumnya, Rizal Ramli melakukan wawancara khusus dengan sebuah stasiun televisi swasta. Rizal menilai mega proyek listrik 35.000 MW adalah hal yang mustahil. Rizal mengatakan, proyek tersebut adalah proyek Wakil Presiden Jusuf Kalla.

[efd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge