0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Tolak Ojek Online

merdeka.com

ilustrasi gojek

Solo — Moda transportasi Ojek Online kini sedang marak. Setelah Jakarta, kini Ojek Online juga merambah ke beberapa kota lainnya di Jawa Barat. Di Solo, Pemerintah Kota Solo secara tegas menolak keberadaan Ojek Online ini.

“Ojek ini bukan merupakan alat transportasi massal bagi masyarakat. Dan ini bukan merupakan solusi untuk mengurai kemacetan di Solo,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Sudradjad, Selasa (18/8).

Dikatakan, bahwa Ojek ini marak sekitar penghujung tahun 1998. Saat itu, lapangan pekerjaan sangat kurang dan banyak pengangguran. Kondisi ini dimanfaatkan bagi sebagian orang untuk mengais rejeki dengan mengojek.

Dia berpendapat, Pemerintah Kota Solo tetap akan fokus dalam menyediakan moda transportasi massal yang murah, nyaman dan aman bagi masyarakat.

“Kalau memang ada Ojek Online di Solo, saya akan koordinasikan dulu dengan Organda, operator Solo Batik Trans, dan kepolisian,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge