0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PDIP Larang Saksinya Dobel Jabatan

dok.timlo.net/daryono
Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Solo, Putut Gunawan (dok.timlo.net/daryono)

Solo — PDIP Solo menyiapkan 2.000 saksi untuk mengamankan suara pasangan FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo di pemilihan kepala daerah (Pilkada), 9 Desember mendatang. PDIP juga melarang saksi partai merangkap peran dalam pemenangan.

“Setiap TPS (tempat pemungutan suara) akan ada dua saksi. Kami sudah minta PAC (Pimpinan Anak Cabang) untuk segera meng-update data. Sekarang kami tidak ingin dobel-dobel. Kalau ada kader yang dobel jabatan kami kembalikan,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Solo, Putut Gunawan kepada wartawan, Selasa (18/8).

Larangan rangkap peran, lanjut Putut, agar semua potensi bisa teraktualisasikan. Saat ini masih terdapat 25 persen saksi yang dobel peran.

“Kader yang terpilih menjadi saksi maka tugasnya hanya menjadi saksi. Mereka dilarang merangkap jabatan lain semisal tenaga keamanan, kader juang, regu penggerak pemilih (guraklih), satgas atau lainnya,” ujar dia.

Putut menerangkan, total instrumen partai yang bakal digerakkan dalam Pilkada mendatang sekitar 22.000 orang. Mereka terdiri dari tujuh kader juang, tujuh guraklih, empat personel moncong putih, dua saksi, dan dua tenaga keamanan di setiap TPS.

“Setiap personil tugasnya mendapatkan delapan suara,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge