0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seniman Pepadi Tak Mau Dipolitisasi

timlo.net/agung widodo

Salah satu kegiatan wayangan yang digelar Pepadi Sragen

Sragen – Para seniman yang tergabung dalam Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Sragen memrotes politisasi seniman menjelang Pilbup. Ada upaya dari salah satu calon bupati  (Cabup) untuk menunggangi even wayangan yang digelar Pepadi Sragen untuk mendukung salah satu pasangan.

“Kami menyayangkan adanya kampanye terselubung dalam beberapa kali wayangan yang mengatasnamakan Pepadi. Ini sudah melenceng dari semangat Pepadi yang sebenarnya hanya bertugas menyampaikan misi budaya,” kata Sekretaris Pepadi Sragen Agus Suhartono.

Agus menduga indikasi membawa seniman Pepadi ke politik praktis ini terlihat dari digelarnya wayangan secara marathon beberapa bulan terakhir dengan mengatasnamakan Pepadi.

Agus mengatakan, ada upaya politisasi Pepadi yang dilakukan oknum pengurus Pepadi sendiri yang jelas melanggar AD/ART. Bahkan oknum pengurus tersebut sengaja tidak melibatkan pengurus lain yang selama ini menentang adanya politisasi.

“Silakan saja kalau mau dipakai kampanye, asal tidak membawa nama Pepadi. Kalau even wayangan pribadi, kami tidak akan mempermasalahkan,” tegasnya.

Kekecewaan serupa juga disampaikan anggota Pepadi Sragen, Joko Suseno yang merasa kepengurusan Pepadi Sragen telah terbelah akibat ulah oknum yang mendukung salah satu pasangan Cabup.

“Saya malah mendengar bahwa dana untuk wayangan itu ditalangi dulu oleh pasangan calon. Tentunya hal ini tidak etis dan berpotensi memecah organisasi Pepadi,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge