0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seragam Kampanye, Rudy Pilih Lurik, Anung Putih

Ilustrasi pilkada

Solo — Dua pasangan bakal calon walikota dan bakal calon wakil walikota Solo sudah menyiapkan seragam masing-masing. Seragam itu menjadi seragam resmi lantaran bakal dipasang di surat suara dan alat peraga kampanye. Pasangan FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo memilih mengenakan seragam lurik dan memakai caping. Pasangan Anung Indro Susanto-M Fajri menggunakan baju putih-putih dan mengenakan peci hitam.

“Gambar di alat peraga nanti yang baju lurik dan caping. Kira-kira itu juga yang dipilih Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) untuk surat suara. Karena punya makna yang sangat luas, dalam pencalonan ini kami berdua tujuan utamanya untuk menjadi pengayom masyarakat,” kata Rudy, Senin (17/8).

Caping yang berbentuk melingkar dan punya kerucut, lanjut Rudy, bermakna untuk selalu mengingat Tuhan YME dalam mengemban tanggung jawab.

“Mungkin ada juga yang tanya, wong nggak punya sawah kok pakai caping. Topi caping ini sebagai perlambang kerja keras untuk masyakarat,” beber dia.

Sementara, Anung mengungkapkan sudah menyiapkan foto resmi untuk APK. Seragam yang dipilih putih sebagai lambang kesucian.

”Foto sudah kami siapkan. Saya dan pak Fajri pakai kemeja putih, tidak ada gambar maupun tulisan apapun. Kami juga pakai peci warna hitam. Warna putih ini selaras dengan visi misi kami untuk perubahan masyarakat,” ungkap dia.

Di samping itu, kata Anung, warna putih dianggap lebih universal dan bisa diterima seluruh lapisan masyarakat dan golongan. Pasalnya, pasangan AFi ingin merangkul keanekaragaman budaya dan masyarakat di Solo.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge