0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ulama Penakluk Setan Beraksi di Alun-alun Klaten

timlo.net/aditya wijaya

Drama kolosal Het Kadjoran Vragstruuk

Klaten — Puluhan pelajar dan anggota TNI Kodim 0273/Klaten mementaskan drama kolosal berjudul Het Kadjoran Vragstruuk pada peringatan hari ulang tahun ke-70 kemerdekaan RI, di Alun-alun Klaten, Senin (17/8).

“Drama ini menceritakan kisah perjuangan Pangeran Kajoran saat melawan VOCĀ  (Vereenigde Oostindische Compagnie) pada jamannya,” tutur pengasuh padepokan Omah Wayang Klaten, Joko Krisnanto, Senin (17/8).

Pementasan berdurasi sekitar 10 menit ini berlangsung sebelum pengibaran Merah Putih. Diawali dengan belasan penari perempuan berpakaian adat jawa yang menggenggam gunungan wayang. Mereka berlarian dan menari ke tengah Alun-alun diiringi tetabuhan tembang campursari “Prahu Layar.”

Tak lama berselang, muncul rombongan Pangeran Kajoran yang bertemu dengan rombongan VOC. Daar..door..meriam dari kubu VOC pun meletus. Adegan perkelahian lantas terjadi dan diakhiri dengan teriakan Pangeran Kajoran didepan Bupati Klaten Sunarna, selaku inspektur upacara.

“Pangeran Kajoran bersama Trunojoyo dari Madura adalah tokoh penting saat melawan Sunan Amangkurat I yang bersekutu dengan VOC. Bahkan mereka berhasil memindahkan kraton Mataram dari Pleret ke Kartasura. Konon ceritanya, dia (Pangeran Kajoran) tidak mempan di meriam. Karena kesaktiannya itu, dia mendapat julukan ulama penakluk setan,” tuturnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge