0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Whusss… Peserta Upacara Dihempas Tsunami

dok.merdeka.com

Peserta upacara sebelum tsunami buatan menerjang

Timlo.net – Sekelompok warga di Malang menggelar upacara Hari Kemerdekaan ke-70 di kolam renang yang penuh sensasi. Para peserta upacara harus siap-siap menerima hempasan tsunami buatan yang akan datang secara tiba-tiba setelah upacara selesai digelar.

Ratusan peserta upacara, yang terdiri dari para pengunjung Hawai Waterpark Malang berbaris di bagian pinggir kolam renang.

Mereka diharuskan mengenakan pakaian renang dan siap terhempas derasnya air. Bagi mereka yang tidak bisa berenang, sudah disiapkan baju pelampung serta safety guard.

Komandan upacara bersama pasukan pengibar bendera berada di tengah-tengah kolam renang. Sementara pembina upacara, pembawa naskah proklamasi, dan tamu undangan lain berada di atas tribun.

Seperti upacara 17 Agustus pada umumnya, proses dilengkapi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan naskah proklamasi dan sirine detik-detik kemerdekaan. Namun begitu pasukan dibubarkan, dengan hitungan mundur dari petugas, air gelombang tsunami setinggi 4 Meter datang menerjang.

Para peserta upacara dibuat kocar-kacir mengikuti arah arus air, dan beberapa tertarik arus ke tengah-tengah kolam. Sementara puluhan orang dengan pakaian safety guard siaga memberikan pertolongan.

“Seru banget, sebelumnya tidak pernah ikut upacara semacam ini. Seru merasakan terhempas gemombang tsunami terus kembali tertarik ke tengah arus,” kata Yeni Megawati salah satu peserta upacara di Hawai Waterpark Malang, Senin (17/8).

Yeni sengaja mengikuti upacara karena tertarik digelar di kolam renang. Dia selama ini memang suka olah raga renang, karena itu datang bersama teman-temannya.

“Paling asyik, saat merasakan sensani terbawa arus. Betul-betul merasakan seperti tsunami sebenarnya,” kata Syafril yang mengaku datang bersama keluarganya.

Setelah gelombang tsunami pertama datang, para peserta kembali siap untuk menghadapi tsunami susulan. Setelah air di penampungan yang digunakan untuk tsunami penuh, gelombang 4 meter kembali datang.

“Seru sekali, padahal nggak ada rencana datang ke sini. Tadi binggung mau ke mana libur 17-an, ternyata ikut upacara di sini seru juga, asyik,” kata Farida.

Iwan Kurniawan, selaku pihak Hawai Waterpark Malang mengaku sengaja menyambut 17 Agustus dengan upacara di kolam renang, sekaligus mengenalkan wahana wisata baru. Selain itu juga digelar aneka lomba yang populer di masyarakat diikuti oleh para pengunjung.

“Ini untuk tetap menumbuhkan rasa nasionelisme kita. Ada lomba makan krupuk, tarik tambang di kolam renang dan banyak yang lainnya,” katanya.

Prosesi upacara juga diikuti oleh para anggota Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI). Puluhan anggota veteran mendapatkan santunan dari manajemen Hawai Waterpark Malang.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge